Me, My Self, My Satan

6.00 Wib.alarm hape bunyi..

Mata kebuka sedikit,liat jam di hape..masih jam enam..bentar lagi ahh..!!tidur lagi.

6.15 Wib buka mata, masih males-malesan. Belon solat subuh..bangun dikit dengan males duduk sambil tutup mata. ‘Solat Dik..!!bentar lagi matahari keluar’

‘Aduuh..masih ngantuk banget. Gak usah ahh..tidur aja’

‘Dik solat…cepett…!!!’ Menggeliat sebentar, langsung ke kamar mandi, wudhu trus sholat..

Ahh…satu godaan terlewati.

Syaitan melarang manusia, agar jangan taat kepada Allah. Orang-orang yang dipelihara Allah, akan menolak ajakan itu dan akan berkata:
“Aku sangat memerlukan sekali kepada pahala dari Allah, kerana aku harus mempunyai bekal dari dunia untuk akhirat yang kekal abadi”

11.30 Wib Sebentar lagi jumatan. ‘Ahh aku lagi males pergi, lagi gak fit pun.istirahat dirumah aja lah. Solat dhuhur aja.

12.00 Wib Lagi tidur-tiduran..

Temen kantor dateng “Dik jam berapa kita solat jumat..?”

“ha??”dengan males bangun, bingung.”yoda aku siap-siap dulu ya..!”

Lega godaan kedua gagal.

Bila bujukan pertama tidak berhasil, maka syaitan mengajak manusia untuk mengakhiri taat; nanti saja atau kalau sudah tua, dan sebagainya. Orang-orang yang terpelihara akan menolak ajakan itu dan akan berkata:
“Ajalku bukan pada tanganku. jika aku menunda-nunda amal hari ini untuk esok, maka amal hari esok bila akan aku kerjakan, padahal tiap-tiap hari dan waktu mempunyai amal tersendiri dan hak hukum waktunya”

17.00 Wib Pulang kantor, capek, males-malesan di tempat tidur..

‘Belon solat Dik, aahhh…capek, males…’ Tidur-tiduran, ambil hape sms-sms.

‘Dik, solat..udah abis ni ashar..!’ ahh…capek.

17.15 Wib ‘Dik..solat…!!’ tiba-tiba aku duduk, menghela nafas, langsung ke kamar mandi..wudhu.

Ahh..lega yang ketiga masih bisa di atasi.

Syaitan itu lalu menyuruh manusia supaya mengerjakan amal baik dengan sempurna sebab kalau tidak sempurna nanti dicela oleh orang lain. Orang-orang yang terpelihara tentu menolaknya dan akan berkata;
“Untuk saya cukup dinilai oleh Allah saja dan tidak ada faedahnya beramal kerana manusia. Ini adalah isyarat supaya manusia Riya’ dalam amalnya”

18.20 Wib Adzan magrib, belon mandi. Aku mandi dulu baru solat. ‘Dik, solat dulu baru mandi’.

Masuk kamar ambil handuk. ‘dik solat dulu, kamu mandi lama…’bingung.

‘Dik, solat dulu. Trus bisa mandi sepuasnya..!’. Akhirnya aku wudhu..trus solat..!

Kadang-kadang syaitan akan mendorong manusia supaya terburu-buru mengerjakan amal baik dengan amat segera dan katanya: ‘Cepat-cepat beramal supaya engkau dapat memburu lagi amal lainnya’. Orang-orang yang selamat tentu menolak dan berkata:
“Amal yang sedikit tapi sempurna lebih baik daripada amal banyak tetapi tidak sempurna”

21.00 Wib Selesai makan, tidur-tiduran. ‘Dik, solat dulu..ntar ketiduran..’

‘ahh..males, ntar lagi…!!’Dan sukses ketiduran..

23.30 Wib Tiba-tiba aku terbangun. Matiin tivi. Trus pipis. ‘aku belon solat’.langsung wudhu..trus solat…

Setelah gagal syaitan itu menggoda maka ia menggoda lagi dengan jalan kelima dengan mengatakan; “Hai manusia..tidak perlu engkau menyusahkan dirimu untuk beramal ibadah, kerana jika engkau telah ditetapkan oleh Allah pada masa azali dan dijadikan makhluk yang bahagia, maka tidak menjadi mudorat apa-apa bagi engkau untuk meninggalkan amal, engkau akan tetap menjadi seorang yang bahagia. Sebaliknya jika engkau dikehendaki Allah menjadi orang yang celaka, maka tidak ada gunanya lagi engkau beramal dan tetaplah engkau celaka”.

Orang-orang yang terpelihara oleh Allah tentu akan menolak godaan ini dengan mengatakan:
“Aku ini seorang hamba, berkewajiban menurut perintah Tuhanku. Tuhan Maha Mengetahui , menetapkan sekehendakNya dan berbuat apa saja yang dikehendakiNya. Amalku tetap akan bermanfaat, walau bagaimanapun keadaanku”.

“Jika aku dijadikan seorang yang berbahagia, aku tetap perlu beribadah untuk menambah pahala, dan jika aku dijadikan seorang yang celaka, aku tetap harus beramal ibadah, supaya tidak menjadi penyesalan bagi diriku meninggalkan amal itu”

Jika sekiranya aku dimasukkan neraka, padahal aku taat, aku lebih senang daripada jika dimasukkan neraka kerana aku maksiat. Tetapi tidak akan demikian keadaannya kerana janji Allah pasti terjadi dan sabdaNya pasti benar. Allah telah menjanjikan kepada siapa yang beramal taat kepadaNya akan diberi ganjaran. Siapa-siapa yang meninggal dunia dalam keadaan beriman dan taat kepada Allah, tidak akan dimasukkan ke dalam neraka dan pasti akan dimasukkan ke Syurga. Jadi masuknya, seseorang ke Syurga bukanlah kerana kekuatan amalnya, tetapi kerana janji Allah semata yang pasti dan suci.

Ahh..leganya lima waktu ku terpenuhi.

Dan di malem lebaran Idul Adha kemaren, aku pulang ke rumah jam 12 malem sambil ujan-ujanan karena Singkil lagi musim ujan. Sampe rumah langsung mandi lagi, trus makan.

‘Besoknya padahal harus bangun pagi buat solat Ied’. Ahh, kayaknya gak pergi aja deh.

Paginya bangun jam 5, abis subuh trus tidur lagi. Jam 7 pagi di bangunin ibu kost.

“Ka, gak solat??”

“Aduuhh..kayaknya nggak buk. Dika di rumah aja. Hehehehe”.

Temenku yang Cristiani bilang, “Dik, lo ga solat?? Kenapa sih? Solat aja sana..!!”

“Aku masih ngantuk Jo, agak gak enak badan!!gpp lagi..”.

Anak ibu kostku masuk ke kamar “Bg Dika gak solat?” aku menggeleng.

“Dik, lu solat dong. Ini kan lebaran. Lo gak malu ama gue?? Lu bilang gue yang gak pernah ke gereja..”

Emm..bener juga ya..!aku selalu gangguin dia kalo gak pernah ke gereja.

Dan akhirnya aku mandi trus pergi solat Ied.

Syaitan menancapkan perasaan dalam hati orang yang beramal dengan mengatakan; Betapa tingginya derjatmu dapat beramal sholeh dan betapa pula cerdikmu dan kesempurnaanmu. Orang-orang yang baik akan menjawab

“bahwa semua keagungan dan kesempurnaann itu kepunyaan Allah, bukan kekuatan atau kekuasaan aku. Allahlah yang memberi taufiq kepadaku untuk mengerjakan amal yang Ia redhoi, dan memberikan ganjaran yang besar dengan anugerah karuniaNya. Jika sekiranya tanpa karunia Allah, maka apalah harganya amalku ini dibandingkan dengan banyaknya nikmat Allah kepadaku, di samping dosaku yang banyak pula”.

Advertisements

4 thoughts on “Me, My Self, My Satan

  1. naaaahhh…tuh tau…
    lengkap lagi dengan hadis nya…
    tapi kok sering lupa juga ya???
    hmmmm….???

    hahahaha…enak aja. gak lupaaaa taaooo…

  2. Nice post.. Bis baca tulisan loe,jd malu jg ma diri gw ndiri,terkadang suka nunda-nunda jg.

    “Thanx Heri, semoga sama2 bisa jadi lebih baik :)”

  3. aq kurang setuju.,.,.yg bilang.,.,klo sekiranya aq msuk neraka.,.,ntuu.,.,
    😦
    knapa mw msuk neraka.,.,klo qta sudah taat pada alloh???
    makanya.,.,.beramal ntuu.,.,harus d dasarii ilmu.,.,amalan tanpa d pelajari ilmu nya dulu.,.,.,(ilmu yg langsung dari alquran dan alhadist)g bakal d terima oleh alloh.,.,
    jadiii.,.,
    dika jangan sia2 kan waktu d dunia untuk sengsara d akhirat.,.,tapii qta.,.,manfaat waktu d dunia.,.,untuk bahagia d akhirat.,.,
    🙂
    SMANGAADH

  4. moga2an.,.,coment q d baca.,.,.
    amiinn.,.,

    Alhamdulillah dibaca bang, walau udah sekian tahun. hehehe. Makasi udah main2 ke blog ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s