PARNO TBC..

batuk nee..

batuk nee..

Udah beberapa hari ini tiba-tiba aku jadi parno sama batuk. Gara-gara kalo liat tivi pasti sering muncul iklan kesehatannya Tukul tentang penyakit TBC. Udah dua minggu juga kayaknya aku masih sering batuk-batuk aja. Emang sih batuknya kadang-kadang. Kadang bersuara merdu, kadang polifonik.hehehehe.

Tapi..bener aja, jadi takut sendiri sama batuk. Apalagi kalo ada orang di sekitar yang batuk-batuk gitu, aku langsung parno..

”Ehh..kena TBC ya..wahh..parah ni…kena TBC kan…???!Ayo…ngaku…!”

Dan kemaren aku baru baca buku dari Badan Pusat Statistik Aceh Singkil yang menyatakan bahwa ada salah satu desa di Singkil yang masyarakatnya banyak terkena Tuberkulosis.Whhaaatttt….!!!aduuh…daerah itu kan juga banyak masyarakatnya yang sering mengunjungi tempatku bekerja…!!Tuhan..tolong (Termehek-mehek).

Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium Tuberkulosa. Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium Tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah), dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

Dan hari ini ada seorang perawat cantik, putih dan menggairahkan datang ke kantor. Dan terjadilah perdebatan yang mengharu biru..

“Mbak, di puskesmas ada pemeriksaan TBC gak??” tanyaku dengan lugu,peace and gaul.

“Owhh…ada. Kenapa TBC ya??” fitnahnya..

“Aduuhh…Naudzubillah, jangan sampe deh..!Gak, kalo bisa di periksa ya..buat check up aja. Soalnya batuk-batuk nih…!!”uhuk..uhuk…lebay.

“Siapa (yang batuk),anaknya?” dan dia cekikikan yang lebih mirip suara kuntilanak kejepit tutup botol.

Wahh…nyari berantem ni perawat. Aku kan jadi malu..

“Emang batuknya udah lama ya?ya..udah nanti di tes dahaknya. Yang pertama keluar pagi-pagi pas batuk di tampung yah..”

“Waduhh..gak pake dahak ni batuknya”. Protesku

“Kalo gitu ya bukan bang..!”

Pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah bakteri, Mikobakterium Tuberkulosa ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak. Tuberkel yang banyak ini membentuk sebuah ruang di dalam paru-paru. Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (dahak). Seseorang yang telah memproduksi sputum dapat diperkirakan sedang mengalami pertumbuhan tuberkel berlebih dan positif terinfeksi TBC.

“Tuberculosis itu kan ada gejalanya..Kalo malem sering keluar keringat gitu ga?”

“Iya sih, kalo lagi kepanasan apa lagi.hehehehe”

“Trus, nafsu makan berkurang ga?berat badan jadi turun..”

“Nah itu iya, kalo udah kenyang nafsu makan berkurang banget malah…!”.

“Iya bang, kalo gak berkurang namanya rakus..!!” dan dia mulai cekikikan lagi kayak hantu.

Ehh…bukannya emang iya ya, kalo napsu makan berkurang kan gak makan. Jadi berat badan ya jelas turun lah..masak gak makan jadi tambah gemuk.gila aja…!

Tanda-tanda orang yang dicurigai terkena penyakit TBC secara umum dapat dilihat dari gejalanya terlebih dahulu yaitu :

  • Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan.
  • Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
  • Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

Dan untuk memberikan kepastian maka orang tersebut harus diperiksa lebih lanjut, jadi tidak selalu bahwa orang batuk-batuk lama pasti menderita TBC, harus dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium dan foto rontgen.

“Yah..takutnya aja kalo batuk gitu, trus pas ngitung uang pake mesin kan sering berdebu. Apalagi uang-uang yang beredar di sini tuh udah banyak yang ketutup debu kan. Trus di Gosong (nama desa) kan banyak yang kena TBC, takut aja pas datang ke sini ada yang batuk-batuk gitu..!!”.

“Ya..pokoknya kalo udah ada gejala-gejala yang saya bilang tadi di periksa aja. Tapi kalo batuknya gak berdahak ya..mudah-mudahan cuma alergi..”.

Amin…mudah-mudahan..

Oiya..hati-hati menggunakan mesin hitung uang. Apalagi kalo berdebu. Karena debu dari uang yang dihitung memakai mesin hitung akan terbang dengan cepat ke depan hidung yang langsung akan masuk ke paru-paru. Apalagi kalo mesin hitungnya berdebu..

Pola hidup sehat adalah kuncinya, karena kita tidak tahu kapan kita bisa terpapar dengan kuman TBC. Dengan pola hidup sehat maka daya tahan tubuh kita diharapkan cukup untuk memberikan perlindungan, sehingga walaupun kita terpapar dengan kuman TBC tidak akan timbul gejala. Pola hidup sehat adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan hidup kita, rumah harus mendapatkan sinar matahari yang cukup (tidak lembab), dll. Selain itu hindari terkena percikan batuk dari penderita TBC.

Untuk yang mau tau lebih banyak tentang penyakit ini, coba liat di sini

Advertisements

One thought on “PARNO TBC..

  1. halo! punya kumpulan gambar2 kartun yang berhubungan dengan TB gak?

    “Halo juga Indri, waduh maaf gak punya. itu juga googling :)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s